STT IKAT Jakarta Rayakan Dies Natalis ke 40 Tahun Tetap Berkiprah Secara Kontektual dan relevan

Dedikasi Tanpa Batas: Penghargaan Khusus bagi Dosen Senior

KABAR HARIAN

2/15/20262 min baca

Dengan mengusung tema “Sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada Iman” (2 Petrus 1:5–7), Sekolah Tinggi Teologia IKAT Jakarta menggelar peringatan empat dekade STT IKAT menegaskan kembali panggilan untuk terus bertumbuh dalam iman, kebajikan, pengetahuan, dan ketekunan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Perayaan Dies natalis ke 40 tahun, Sekolah Tinggi Teologi (STT) IKAT Jakarta diadakan di Kampus biru STT IKAT, Rempoa Raya Bintaro Jakarta Selatan, di mana perayaan dies natalis diawali dengan ibadah syukur yang berlangsung penuh sukacita. Perayaan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang institusi tersebut dalam membentuk pemimpin gereja dan melayani masyarakat.

Prof. Yasonna H. Laoly melalui pesan kotbahnya menekankan bahwa STT IKAT telah menunjukkan karya nyata selama empat puluh tahun terakhir. Ia mengapresiasi konsistensi lembaga tersebut dalam menjaga mutu pendidikan teologi sekaligus mendorong agar STT IKAT terus berkiprah secara relevan dan kontekstual.

"STT IKAT sejauh ini sudah berkarya dengan baik. Tantangan zaman semakin besar, tetapi dengan kesungguhan iman dan integritas akademik, saya percaya STT IKAT akan terus memberi kontribusi strategis bagi gereja dan bangsa,” ujarnya.

Apresiasi bagi Dosen dan Mitra Strategis Produktif Rangkaian Dies Natalis juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada dosen-dosen yang produktif menulis dan menerbitkan buku. Tercatat, sedikitnya 10 buku telah diterbitkan sebagai kontribusi akademik dalam pengembangan teologi dan pendidikan Kristen.

Rektor STT IKAT, Jimmy Lumintang, masih aktif dan produktif dalam menulis buku, menjadi teladan bagi sivitas akademika. Penghargaan kepada para dosen diserahkan oleh Yasonna H. Laoly sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi ilmiah yang terus berlanjut di lingkungan STT IKAT.

Dalam kesempatan yang sama, STT IKAT juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra strategis yang selama ini berkolaborasi dalam berbagai program. Salah satu yang menerima penghargaan adalah Yulianus Henock anggota senator Republik Indonesia asal dari Kalimantan Timur yang tercatat sebagai alumni STT IKAT Jakarta.

Yulianus Henock saat menerima penghargaan, merasa bangga menjadi alumni mahasiswa STT IKAT terutama saat melihat keteladanan Pak rektor, Jimmy Lumintang. Sebagai pemimpin atau rektor selalu memberikan dorongan dan motivasi setiap mahasiswa dari S1 hingga S-3 agar mahasiswa maju dan berkembang. Selain kepada senator RI penghargaan sebagai mitra STT IKAT salah satunya Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia), yang dinilai berperan aktif dalam mendukung publikasi dan penguatan jejaring pelayanan.

Suasana perayaan semakin semarak dengan berbagai ucapan selamat ulang tahun yang ditampilkan melalui slide digital sebagai pengganti karangan bunga. Sejumlah dosen dan mitra menyampaikan doa dan harapan agar STT IKAT semakin berkualitas, berjaya, dan berdampak luas bagi masyarakat dan gereja.

"Dirgahayu STT IKAT ke-40. Semakin diberkati dan menjadi berkat bagi kemajuan gereja dan bangsa,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam rangkaian acara.

Memasuki usia empat dekade, STT IKAT Jakarta meneguhkan komitmennya untuk terus bertumbuh dalam iman dan karya, memperkuat kualitas akademik, serta menjawab kebutuhan gereja dan bangsa di era perubahan yang dinamis.